HONDA TIGER: MINORFIGHTER RAMPING

Anas Choerudin, punggawa Dien’s Bike Modification, gemar bereksperimen pada motor-motor bergaya streetfighter. Termasuk yang dilakukan pada Honda Tiger milik Indra ‘Zimbo’ Trisatria.
Otoplus_2017_honda tiger bogor MF biru_yudha_37-XIV_08 (4)Bukan hanya sekali. Motor keluaran 1998 tersebut sudah beberapa kali mengalami perubahan sebagai media berekspresi sang modifikator.
Rombakan diutamakan untuk menguatkan kesan kekar pada kaki-kaki. “Biasanya bodi streetfighter ala Eropa mempunyai tubuh berdimensi besar. Namun pada motor ini, saya bikin lebih ramping,” ujar pemilik workshop di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur ini.
Pembuatan bodi dirancang cukup unik. Bagian tangki bahan bakar dibuat lebih kecil dari frame tubular-nya. Namun kontruksinya lebih cembung ke atas agar kapasitas bahan bakar tetap sama.
“Umumnya, bodi akan lebih besar atau minimal sama lebar dengan frame tubular. Tarkadang, frame tubular juga berfungsi sebagai penyangga bodi yang baru. Untuk kali ini, hanya sebagai variasi pemanis,” ujar Udin.
Otoplus_2017_honda tiger bogor MF biru_yudha_37-XIV_08 (1)Setelah bodi depan rampung, giliran meracik bagian belakang. Bentuknya diperingkas dan dibuat lebih mungil. Tentunya sudah diukur dengan perawakan tubuh sang pemilik agar tetap nyaman dikendarai. (Naskah & Foto: Yudha)
Data Modifikasi:
Ban depan : Pirelli 120/70-17
Ban belakang : Pirelli 190/55-17
Pelek : Suzuki Hayabusa
Cakram depan : Suzuki GSX-R600
Cakram blkg : Honda CBR600RR
Sok depan : Suzuki GSX-R600
Sok belakang : Honda CBR600RR
Lengan ayun : Honda CBR600RR
Footstep : Suzuki GSX-R400
Setang : -K Bike
Knalpot : Kawasaki Ninja 250Fi
Painting : Jims Garage, Bogor
Workshop : Dien’s Bike Modification
Jl. Kolonel Sugiono 24
Pondok Bambu, Jakarta Timur
Telp. 081228188273

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY