HONDA SCOOPY: JAWARA RACING

Bicara tentang balap pastilah tak lepas dari performa kendaraan yang maksimal. Jika belum menang dalam adu kebut, sumber tenaga dirombak ulang untuk mendapatkan tenaga yang lebih yahud.
Demikian pula yang dilakukan Junianto. Beberapa kali turun kompetisi, belum pernah merebut tropi juara. Alasan tersebut membuat Junianto berniat merombak kembali Honda Scoopy miliknya.
“Sudah dua kali, tetap saja hasilnya nggak maksimal. Selalu kalah,” keluh pria yang bekerja di salah satu pabrik farmasi di Sidoarjo ini. “Perlu berubah nih.”

Otoplus_2017_036 hmc mlg_dd_38-XIV_08 (5)

Perubahan radikal bukan pada mesin, melainkan tampilan luar. Maklum, kompetisi yang diikuti oleh Junianto adalah kontes modifikasi. “Tetapi kali ini saya pilih racing style.”
Bodi skutik pun dipotong-potong untuk memperkuat aura balap. Seperti konsepnya, bodi dicoak sebagai gambaran bahwan mesin membutuhkan embusan angin sebagai pendingin mesin.
Berhubung bodi setengah terbuka, maka bidang luar mesin dan rangka kudu dipermanis. “Frame dicat biru sesuai bodi. Sedangkan pada mesin ditambahkan beberapa komponen berkelir ngejreng. Jadi tampilan mesin pun punya daya pikat tersendiri,” tuturnya.
Berkat ubahan berkonsep skutik road race tersebut, “Tiga kali turun kontes selalu dapat juara,” tutup Junianto dengan bangga. (Naskah: Auto17, Foto: HD12)
Data modifikasi :
Sok dpn : Seven Speed
Sok blkg : TAD
Swingarm : TAD
Ban : FDR 90/80-14 (dpn); 110/80-14 (blkg)
Pelek : Rossi 1.60 x 14 inci (dpn); 1.85 x 14 inci (blkg)
Knalpot : CHA
Workshop : BMC, Sidoarjo

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY